. March 2011 ~ r3z3Ctor body {cursor: url("http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/naruto3.gif "), default; padding: 0px 0px 0px 0px; text-align: center; color: $textColor; background: $bodybgColor url() repeat top right; background-attachment: fixed; font-family: arial,verdana,helvetica,tahoma,Sans-serif; font-size: 100%; width: 100%; }
Google Translator
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

ShoutMix chat widget

Wednesday, March 30, 2011

10 Rahasia Sukses Orang Jepang 0

http://2.bp.blogspot.com/_KgIqQvYUs3I/SdIhm5hWFdI/AAAAAAAAL-Y/SaXiZhCiszA/s400/japanese-flag-640.jpg

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).

Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama.

Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.



2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran.

Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya.

Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.

Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.



3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.

Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, mungkin kita sedikit heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.

Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.



4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan.

Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.



5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat.

Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics.

Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu.

Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk.

Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.



6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi.

Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah.

Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita.

Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambah dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo, ternyata Jepang tidak habis.

Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) .

Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era berikutnya.

Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya.

Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).



7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau Anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.

Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA.

Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb).

Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.



8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut.

Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok.

Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, namun 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”.

Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.



9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Bahkan seorang anak TK sudah harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya.

Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua.

Biasanya mereka mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang nantinya akan mereka kembalikan di bulan berikutnya.



10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari Anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki, maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang.

Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya.

Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

sifat-Sifat Cewek Dilihat Dari Duduknya 0


Yaiyalah.com - Biasanya kaum lelaki selalu memperhatikan bentuk tubuh dari perempuan tetapi sebenarnya masih banyak hal lain yang perlu diperhatikan pada perempuan.
Salah satunya adalah mempelajari sikap duduknya karena dengan melihat posisi kakinya saat dia duduk maka anda bisa mengetahui kepribadiannya.

Lihat posisi kakinya secara samar dan seksama karena biasanya gaya duduk tidak segaja diatur tapi dilakukan secara alamiah atau tidak sadar. Jadi tidak ada salahnya anda simak beberapa rahasia posisi duduknya agar anda bisa melihat prilaku tersembunyi di balik segala sikapnya pada anda selama ini.

1. Bila dia duduk manis dengan tangan diatas lutut atau diatas kedua paha
Maka mengindikasikan bahwa perempuan ini memiliki sifat kekanak-kanakan. Perempuan ini adalah seorang pengkhayal sejati, senang melamun hal-hal yang romantis dan seksi. Karena perempuan ini sangat romantis dan sangat memuja cinta sehingga mudah terbuai dengan anggan-anggannya.

Apalagi jika diminta menjadi pasangan dari seorang lelaki tampan yang saat melamar dengan membawa sekotak berlian maka hatinya akan berbunga-bunga dan terbang melawang di awan cinta.

Tetapi pada dasarnya perempuan yang memiliki gaya duduk manis memiliki sifat jujur dalam berbagai hal termasuk jika dia merasakan bosan saat melihat ada lelaki yang lebih borju dari kekasihnya. Perempuan ini juga bertipe terbuka, terutama untuk urusan busana yang semakin minim busana yang dikenakannya makin jelas apa yang diingininya. Dia ini juga tergolong perempuan yang kreatif, apalagi untuk urusan lelaki yang akan mendapatkan limpahan cintanya. Perempuan yang senang duduk manis juga tergolong perempuan yang penuh sensasi untuk urusan ranjang, dia terkenal dapat memberikan kreasi-kreasi sensual saat bercinta untuk memberikan kepuasan maksimal pada pasangannya. Karena itu sifatnya hangat dan mudah beradaptasi dalam segala situasi. Tapi dia juga terkenal cemburuan, apalagi jika kemauannya diacuhkan padahal dia merasa dirinya sudah banyak berkorban.

2. Perempuan yang duduk kaki sejajar biasanya duduk dengan seluruh tubuh bersandar ke kursi dan posisi kaki sejajar serta tertata rapi
Menunjukkan bahwa dia adalah tipe perempuan yang hangat di tempat tidur karena seluruh auranya dipenuhi dengan gairah. Biasanya dia tidak segan melakukan apa saja untuk memuaskan pasangannya karena dia tipe pejuang yang tinggi untuk urusan cinta. Karena dia bukan tipe perempuan yang mudah menyerah, apalagi jika dia mengetahui lelaki yang telah mengambil cintanya berbalik menarik-ulur cinta dengannya. Sebuah penolakan saja tidak akan membuatnya malu, apalagi mundur karena dia akan merasa puas, apabila apa yang sudah dalam genggamannya akan dikerjakan dengan tuntas.

Memang perempuan yang duduk dengan kaki sejajar terkenal agresif sehingga sering teledor dan meninggalkan urusan lain yang menurutnya tidak penting. Jadi tidak heran jika dia akan melakukan kecerobohan dalam langkahnya. Tetapi perempuan ini tidak mudah dirayu, apalagi rayuan gombal. Apabila dia telah mengambil keputusan maka dia tidak ingin ada seorang pun yang menentangnya.

3. Jika perempuan senang duduk mengundang dengan posisi kaki terbentang lebar sehingga seperti mengundang orang-orang sekitarnya untuk memandang daerah samar di dalam pahanya yang mulus
Itu maka menandakan bahwa dia merupakan tipe perempuan yang selalu ceria, mudah bergaul dan seorang penggoda tulen. Seringkali penampilannya membuat dada lelaki berdegup keras dengan fantasi sensual yang dapat melambungkan pikirannya ke hal-hal yang terlarang. Tapi jika dia tahu penampilannya dianggap serius maka dia dapat berubah menjadi perempuan yang jutek dan ketus. Kesannya seperti jinak-jinak merpati saja.

Sebenarnya perempuan yang senang 'mengundang' birahi lelaki ini tidak tahan dilanda kesepian. Dia menginginkan ada seseorang lelaki yang selalu siap menghangatkannya setiap waktu. Emosinya pun mudah terhanyut ke hal-hal yang romantis karena perasaannya itu terlalu melankolis dan terkesan mendayu-dayu. Apalagi jika dia mengetahui anda memberikan perhatian besar maka perasaan melankolisnya itu akan berubah sekejap ke arah yang lebih 'mengundang' lagi.

4. Perempuan yang senang duduk di pinggiran kursi / ujung kursi dengan posisi kaki yang tertata rapi
maka tergolong perempuan yang bijaksana dan baik hati. Biasanya dia tidak segan membantu orang yang memerlukannya. Dia juga termasuk orang yang mudah percaya dengan janji-janji tanpa perlu pembuktian. Hal ini mengakibatkan perempuan ini sering tertipu dan mudah termakan rayuan gombal para lelaki buaya. Karena cukup dengan kata cinta dan janji pernikahan saja sudah dapat membuatnya lupa daratan karena kasmaran.

Perempuan ini juga termasuk orang yang peka dan mudah bereaksi cepat jika dia tahu ada lelaki yang memberikan perhatian lebih kepadanya. Apalagi perempuan ini tergolong orang yang tidak tega menolak cinta sehingga terkesan perempuan gampangan dan karena itu dia sering terperangkap dalam masalah yang akan disesalinya setelah melihat kehidupan yang nyata.

5. Perempuan yang duduk menyilang dengan kaki saling tumpang tindih dengan lutut dan menjatuhkan tungkainya yang jenjang
Menandakan bahwa dia adalah seorang yang memiliki pendirian teguh, tidak mudah tergoda dan tertipu oleh rayuan-rayuan gombal oleh kaum lelaki mana pun. Dia sangat fasih dalam melihat cinta yang gombal dan cinta mana yang dapat diandalkannya. Biasanya dia juga sangat jeli mengukur ketebalan dompet lelaki yang memujanya, apalagi uang lelaki itu hasil jerih payahnya sendiri atau minta kepada orang tuanya.

Tipe perempuan ini termasuk yang sangat concern atau hati-hati dalam menguji dan mengkalkulasi segala keuntungan yang akan dia dapatkan sebelum membuat keputusan. Apalagi dia termasuk perempuan yang tidak mau menyesal ataupun me-revisi kekurangan-kekurangan pasangannya nanti. Begitu dia yakin pasangannya dapat diandalkan maka dia tidak akan ambil pusing lagi untuk jatuh ke dalam dekapannya.

Tapi dia juga merupakan perempuan yang anti diberi nasihat. Karena dia merasa bahwa dirinya paling benar dalam urusan apapun. Sehingga dia tergolong orang yang egois dan sangat mementingkan dirinya sendiri. Tapi jika pasangannya dapat memberikannya kehidupan yang makmur seumur hidupnya maka dia tidak peduli usia pasangannya lebih tua atau muda sehingga dia akan tetap mau dinikahi juga. Tapi bukan berarti dia seorang materialistis sejati tapi sebenarnya dia adalah tipe perempuan yang berpendirian dan tidak mudah goyah dengan godaan-godaan yang akan membuat dirinya tidak percaya diri dengan lelaki pilihannya. Karena dia seorang perempuan yang terkenal sabar dan rajin dalam melakukan kegiatan-kegiatannya.

Jadi memang sulit saat anda ingin memilih pasangan tapi anda tidak bisa melihat sifat dan prilaku perempuan hanya dari sikap duduknya saja. Hal yang lebih utama adalah melihat dari kepribadiannya sehari-hari saat bersama anda. Hal itulah yang seharusnya diperhitungkan dan dijadikan bahan pertimbangan apakah dia pantas dijadikan isteri dan ibu dari anak-anak anda kelak atau hanya sebatas pasangan bersenang-senang saja.

10 Desain Sempurna Pda Bumi 0

Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuwan adalah apa yang disebut prinsip antropis.

Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi.

Dalam hal ini, seorang astronom amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul 'The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal The Unmistakable Identitiy of The Creator' telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.


1. Jarak bumi dengan matahari

Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km.


Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke bumi.

Jika lebih jauh:
Planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil.

Jika lebih dekat:
Planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil



2. Gravitasi di permukaan bumi


Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan ketentuan yang berlaku di bumi.

Jika lebih kuat:
Atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)

Jika lebih lemah:
Atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara



3. Periode rotasi bumi


Rotasi bumi merujuk pada gerakan berputar planet bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.

Jika lebih lama:
Perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar

Jika lebih cepat:

Kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi



4. Albedo



Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave radiation).

Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.

Jika lebih besar:
Zaman es tak terkendali akan terjadi

Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi




5. Aktivitas gempa


Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut.

Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.

Jika lebih besar:
Terlalu banyak makhluk hidup binasa

Jika lebih kecil:
Bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik




6. Ketebalan kerak bumi


Kerak bumi adalah lapisan terluar bumi yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km, sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km.

Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt. Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.

Jika lebih tebal:
Terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi

Jika lebih tipis:
Aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar



7. Medan magnet bumi


Magnetosfer bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh luasnya medan magnet internal bumi, plasma angin matahari, dan medan magnet antarplanet.

Di magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.

Jika lebih kuat:
Badai elektromagnetik akan terlalu merusak

Jika lebih lemah:
Kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa



8. Interaksi gravitasi dengan bulan




Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi bumi tidak jatuh ke bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit bulan mengelilingi bumi.

Besarnya gaya sentrifugal bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi bumi dan bulan. Hal ini menyebabkan bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.

Jika lebih besar:
Efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak

Jika lebih kecil:
Perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim



9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer



Atmosfer bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya.

Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam.

75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet. Atmosfer tidak mempunyai batas yang langsung tapat berbatasan, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.


Jika lebih besar:
Efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi

Jika lebih kecil:
Efek rumah kaca tidak memadai




10. Kadar ozon dalam atmosfer


Ozon terdiri dari 3 molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.

Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai 'lapisan ozon'.

Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (uv) dari matahari.

Jika lebih besar:
Suhu permukaan bumi terlalu rendah

Jika lebih kecil:
Suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet


Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip antropis.

Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian peristiwa acak tanpa perencanaan.

Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.

Monday, March 28, 2011

LAUT MATI KINI TAK MATI LAGI 0

Segala hal yang diasosiasikan dengan “mati” biasanya tidak disukai orang. Namun tidak dengan kata “mati” yang melekat pada sebuah tempat yang bernama Laut Mati.

Malah, tempat ini menarik minat jutaan turis setiap tahun. Di samping itu, banyak penelitian telah dilakukan untuk mengungkap keunikan alamnya.

http://www.sciencedaily.com/images/2011/01/110121103537-large.jpg

Namun, nama yang menyeramkan ini pun sebenarnya telah dihaluskan dari terjemahan bahasa Ibrani 'Yam ha Maved' yang berarti ‘Laut Pembunuh’, sedangkan dalam bahasa Arab namanya adalah 'Bahrul Mayyit' yang artinya yaahhh Laut Mati juga.

Laut Mati biasa disebut dengan Laut Garam karena perairannya mengandung 33,7% garam (sekitar 8,6 kali lebih banyak dari kandungan garam di laut biasa).

Laut Mati yang diapit oleh negara Israel dan Palestina (Tepi Barat) di sisi barat, dan Yordania di sisi timur merupakan wilayah yang paling rendah di dunia. Posisinya adalah 422 meter di bawah permukaan laut.


Asal-usul Laut Mati

Laut Mati sebenarnya bukanlah benar-benar laut, melainkan hanya sebuah danau saja. Disebut laut karena danau ‘Laut Mati’ berair asin dan memiliki wilayah yang luas: panjang 47 mil dan lebar 10 mil, dengan total luas permukaan sekitar 360 mil, sedangkan kedalaman laut mencapai 422 meter.

Lalu mengapa namanya Laut Mati? Disebut demikian karena tidak ada ikan yang dapat hidup di Laut Mati karena keasinan airnya yang sangat tinggi. Jangankan hidup, berenang pun ikan akan sulit karena dia pasti akan terapung terus.

Asal-muasal terjadinya Laut Mati disebutkan dalam kitab suci Umat Islam dan Kristen. Disebutkan bahwa Nabi Luth diperintahkan Tuhan untuk memperingatkan kaumnya yang melegalkan perilaku homoseksual.

Karena umat mengabaikan seruan Nabi Luth, maka Tuhan memerintahkan Nabi Luth untuk menyingkir dari kota Sodom dan Gomorah. Laknat Tuhan datang melalui sebuah gempa vulkanis yang diikuti letusan lava, kota-kota tersebut diruntuhkan, lalu dijungkirbalikkan masuk ke dalam Laut Mati.

Hasil penelitian ilmiah kontemporer menjelaskan, bencana itu dapat terjadi karena daerah Lembah Siddim, yang di dalamnya terdapat kota Sodom dan Gomorah, merupakan daerah patahan atau titik bertemunya dua lempengan kerak bumi yang bergerak berlawanan arah.

Patahan itu berawal dari tepi Gunung Taurus, memanjang ke pantai selatan Laut Mati dan berlanjut melewati Gurun Arabia ke Teluk Aqaba dan terus melintasi Laut Merah, hingga berakhir di Afrika.

Biasanya, bila dua lempengan kerak bumi ini bergeser di daerah patahan maka akan menimbulkan gempa bumi dahsyat yang diikuti dengan tsunami yang menyapu kawasan pesisir pantai. Juga biasa diikuti dengan letusan lava/lahar panas dari perut bumi.



Mengapa air Laut Mati sangat asin?

Pasokan air yang masuk ke Laut Mati hanya dari Sungai Yordan dan beberapa pegunungan di sekitarnya. Karena Laut Mati berada posisi yang rendah maka air yang diterima itu tidak bisa dialirkan kemana-mana.

Satu-satunya jalan keluar air yaitu melalui proses penguapan ke udara saja. Itulah sebabnya air Laut Mati menjadi sangat asin karena air yang mengalami proses penguapan meninggalkan zat-zat mineralnya.


Keunikan Laut Mati

Anda tidak bisa berenang, tapi tidak ingin tenggelam saat mencebur ke dalam air? Itu bukan persoalan mustahil. Di Laut Mati, setiap orang yang menceburkan diri dan tidak akan tenggelam walaupun di tempat yang dalam.

Ini bisa terjadi karena Laut Mati memiliki kadar keasinan yang sangat tinggi. Namun banyak orang salah kaprah menyebut Laut Mati adalah perairan yang paling asin di dunia. Sebenarnya ada perairan lain yang kadar keasinan lebih tinggi (40%) yaitu Danau Assal di Djibuoti, Afrika.


Laut Mati memiliki lumpur yang berkhasiat sebagai penghalus kulit. Selain itu, ada beberapa zat mineral berguna lain yang terkandung dalam Laut Mati yaitu:
  • Sodium yang dapat meningkatkan permeabilitas yang sangat cocok untuk kulit kering.
  • Magnesium dengan konsentrasi 15 kali lebih tinggi dibandingkan dengan laut lainnya. Magnesium membantu penyembuhan kulit dan menyediakan jaringan permukaan kulit dengan anti alergi dan penting untuk metabolisme sel.
  • Potassium yang dapat meningkatkan oksidasi dan mengatur proses elektrikal otot dan sistem saraf serta membantu mengatur kelembaban di kulit.
  • Bromida - konsentrasi bromida adalah 50 kali lebih tinggi dari garam biasa. Ini menyebabkan efek yang sangat santai, dan membantu secara alami perbaikan sel kulit.
  • Bitumen yang ditemukan dalam jumlah sedikit dan dapat bertindak sebagai zat anti-inflammatory.
  • Iodin yang berperan penting pada pembentukan hormon tiroksin, dan juga penting untuk energi dan metabolisme sel.
  • Kalsium penting sebagai pertahanan membran sel dan pembersihan pori-pori, yang dibutuhkan juga untuk perbaikan jaringan dibawah kulit.
  • Zink yang memainkan peranan dalam regulasi enzim.
  • Lumpur Laut Mati membantu kulit kering dengan mengganti elektrolit yang hilang, bisa mengobati beberapa masalah dermatologi seperti eksim, jerawat, rematik, sakit sendi, dan masalah sirkulasi dan saraf. Garam Laut Mati juga bisa bertindak sebagai desinfektan yang bisa mengeluarkan zat berbahaya dari kulit.


Mendangkal dan terancam tidak “mati” lagi

Saat ini, perairan Laut Mati mulai menyusut. Sejak tahun 1960-an airnya sudah susut lebih dari 10 meter, sehingga dikhawatirkan Laut Mati terus mengalami pendangkalan.

Susutnya air Laut Mati selain disebabkan oleh penguapan, juga akibat adanya proyek-proyek menyangkut air yang dilakukan oleh pemerintah Israel maupun Yordania.

Jika perairannya terus menerus surut, maka rencananya pada tahun 2017 nanti Laut Mati akan dihubungkan ke Laut Merah dengan sebuah bendungan yang bisa mengatur volume air.

Kalau itu terjadi, maka kadar garam Laut Mati akan menurun dan menjadi normal sama dengan kadar garam laut biasa. Jika demikian Laut Mati mungkin tidak akan “mati” lagi karena ikan-ikan dan biota lain sudah bisa hidup di dalamnya.

Friday, March 11, 2011

Ketika Shalwat Dilantunkan 0



Beberapa waktu lalu ketika saya diberi kesempatan oleh Allah swt mengunjungi negeri seribu wali, Hadramaut, Yaman, saya mendapatkan pengalaman yang cukup berkesan karena belum pernah saya alami sebelumnya. Ketika itu kami (saya dan keluarga) menaiki bus dari kota Hadramaut menuju San’a, ibukota Yaman.
Sebelum bus berangkat, terjadi sebuah insiden yang cukup membuat saya ketakutan. Terjadi kesalahpahaman antar penumpang. Seorang penumpang merasa dirugikan karena dia telah membeli tiket dengan nomor kursi tertentu yang ternyata telah diduduki oleh penumpang lain. Penumpang yang terlebih dahulu duduk pun tidak mau kalah dan mempertahankan haknya. Akhirnya pertengkaran pun tak terelakkan dan mereka pun beradu mulut termasuk supir ikut dimaki-maki.
Saya semakin ketakutan karena rata-rata orang Yaman membawa semacam pedang atau pisau yang agak besar yang diselipkan di bajunya. Itu adalah tradisi yang sudah biasa ditemukan di sana. Dalam suasana yang memanas tersebut, tiba-tiba salah seorang penumpang meneriakkan “ Shallu ‘alan Nabi Muhammad”. Sontak orang-orang yang nyaris baku hantam tersebut menghentikan pertengkaran mereka dan menjawab seruan untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad saw. Mereka pun saling bermaafan dan berpelukan satu sama lain dan melanjutkan perjalanan bersama-sama menuju tujuan masing-masing seolah-olah tidak ada yang terjadi sebelumya.
Peristiwa ini cukup membuat saya terkesima. Maklum, selama di Indonesia saya belum pernah mengalami hal ini sebelumnya, walaupun hal ini sudah biasa terjadi di negeri-negeri Arab. Tetapi di sinilah saya dapat merasakan dahsyatnya shalawat. Shalawat ke atas nabi ternyata bukan semata-mata wujud rasa cinta atau pujian terhadap baginda nabi, namun juga memiliki kekuatan yang mampu meredam amarah seseorang,seperti kisah di atas.
Setidaknya ada 39 keistimewaan shalawat yang tertulis di kitab “Khasaisul Ummati Muhammad” karya Dr. Muhammad Alawi Al Maliky Al Hasany. Diantaranya si pembaca dijauhkan dari sepuluh kejahatan, dosa-dosanya akan diampuni serta mengeluarkan seseorang dari kebekuan hati. Dikatakan pula, shalawat bisa menjadi penuntun kaki si pembaca menuju jembatan di atas neraka Jahanam dan melewatinya dengan mudah. Sebuah hadits dari Sa’id bin Musayyab dari Abdurrahman bin Samrah tentang mimpi Nabi Muhammad saw. Beliau bersabda, “ Aku bermimpi bertemu salah seorang umatku yang merangkak melewati jembatan di atas neraka Jahanam. Terkadang ia merayap, dan terkadang ia bergantung, kemudian datanglah shalawat yang dibacakannya untukku, maka shalawat itu membuatnya berdiri kokoh dan selamat dari jembatan neraka jahanam itu”. (HR Abu Musa Al Madini).
Apa yang membuat shalawat terhadap Nabi begitu mendapat tempat istimewa dalam Islam? Tak lain adalah karena Nabi Muhammad adalah manusia paling utama yang sangat dikasihi oleh Allah SWT. Manusia yang karenanyalah bumi diciptakan. Allah SWT sendiri pun melantunkan shalawat terhadap Nabi Muhammad saw dan memerintahkan makhluk-makhluk-Nya untuk senantiasa bershalawat sebagai bentuk pujian dan penghormatan atas junjungan kita tersebut. Disebutkan dalam Al Quran :
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatnya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” QS Al-Ahzab : 56
Lalu, apakah shalawat yang kita bacakan kepada beliau menunjukkan bahwa Nabi Muhammad saw membutuhkan doa dari umatnya? Suatu ketika seorang teman bercerita pada saya. Dia pernah ditanyai oleh seorang non muslim tentang shalawat yang biasa dilantunkan kaum muslimin. “ Berarti Muhammad pun masih memerlukan doa dari umatnya agar dia selamat. Buktinya kalian orang-orang Islam harus membacakan shalawat untuknya.” Kira-kira demikian ucapan yang bernada menghina yang dikatakan oleh manusia yang belum diberi hidayah ini. Sayangnya teman saya tersebut tidak mampu menjawab. Dia hanya terdiam karena benar-benar tidak mengerti apa jawabannya.
Seringkali shalawat terhadap Nabi ditafsirkan sebagai bentuk kebutuhan Nabi Muhammad saw dari umatnya. Utamanya oleh sebagian kaum non muslim hal ini digunakan sebagai celah kelemahan agama Islam. Dan sayangnya banyak kaum muslim tidak mengerti untuk apa shalawat itu dibacakan. Sesungguhnya, bukanlah Nabi yang membutuhkan shalawat itu dibacakan untuk beliau, tetapi kitalah yang membutuhkan imbalan pahala dari Allah atas shalawat yang dibacakan. Sebuah hadits menjelaskan : “Dari Abdullah bin Amar bin Al Ash r.a., sesungguhnya dia pernah mendengar Rasulullah saw bersabda : ‘Barangsiapa yang membaca shalawat sekali padaku, maka Allah memberikan rahmat sepuluh padanya’.” (H.R. Muslim).

Tak heran jika di dalam majelis-majelis banyak didengungkan shalawat ke atas nabi sebagai puji-pujian. Tetapi sangat disayangkan karena begitu banyak orang yang enggan melantunkan shalawat. Entah itu karena ketidaktahuannya atau memang merasa enggan untuk membacanya. Padahal telah disebutkan di dalam hadits, dari Ali r.a berkata : Rasulullah saw bersabda : “Orang yang bakhil adalah orang yang jika mendengar namaku disebut sedangkan ia tidak membaca shalawat kepadaku.” (H.R Tirmidzi).
Sebenarnya bukanlah suatu hal yang sulit ataupun berat jika kita mau membacanya. Ini adalah masalah kebiasaan. Mulut yang biasa digunakan untuk mengucapkan sesuatu yang kotor misalnya, akan dengan mudah terucapkan ketika seseorang terkejut. Namun alangkah indahnya bila kata-kata yang biasa terucapkan adalah kata-kata yang baik terlebih lagi shalawat.
Bacaan shalawat juga merupakan bentuk cinta seorang umat kepada sang penunjuk kebenaran. Shalawat dapat menambah kecintaan seorang muslim kepada nabinya karena shalawat merupakan salah satu ikatan iman yang hanya bisa tercipta dengan menyebut-nyebutnya. Seorang pecinta akan dikatakan mencintai seseorang atau sesuatu apabila orang tersebut selalu menyebut-nyebut dan mengingatnya. Sebagaimana seseorang yang mengidolakan artis, dia akan mengoleksi segala sesuatu tentang idolanya tersebut. Bahkan, ia akan mengejar-ngejarnya dan mengelu-elukannya bila bertemu langsung di hadapannya. Terkadang konyol kita melihat orang-orang yang tergila-gila terhadap seseorang yang mungkin tidak lebih baik dari orang yang mengidolakan, karena ketampanannya, kecantikannya ataupun karena kemampuan bernyanyi atau aktingnya. Kalau kita bisa begitu mengagumi sosok manusia-manusia itu, seharusnya kita lebih mengagumi sosok Rasulullah yang sempurna di mata Allah dan manusia.
Idola-idola masa kini didominasi oleh orang-orang kafir dan fasik dan yang mengidolakannya tak lain dan tak bukan adalah orang-orang Islam. Kenapa bukan nabi Muhammad saw yang kita jadikan idola? Sosok sempurna yang sangat patut dijadikan teladan. Ucapan-ucapan cinta Rasul seharusnya tidak hanya menjadi slogan di bulan Maulud saja atau dijadikan lagu-lagu penyemarak bulan Ramadhan saja tanpa ada penghayatan di dalamnya.
Jika rasa cinta terhadap Nabi Muhammad sudah cukup tertanam, maka secara otomatis lidah ini akan terus-menerus memujinya dan mengingat-ingatnya. Apalah yang memberatkan lidah ini untuk bershalawat? Lupakah kita bagaimana Nabi Muhammad di akhir hayatnya masih memohon kepada Allah agar meringankan sakitnya pencabutan nyawa untuk kita, umatnya? Airmata darah sekalipun tak cukup membalas cinta Nabi Muhammad kepada umatnya. Namun cukup dengan bershalawat seolah semua itu terbayar, bahkan Allah membalas bacaan sholawat seseorang dengan sholawat ke atas si pembaca sebanyak sepuluh kali lipat.
Dalam kitab Ihya Ulumuddin karangan Imam Ghozali, dikatakan bahwa dilipatgandakannya pahala shalawat adalah karena shalawat itu bukan hanya mengandung satu kebaikan saja melainkan mengandung banyak kebaikan yang mencakup diantaranya : pembaruan iman kepada Allah karena sebagai wujud dzikrullah, pembaharuan iman dan pengagungan terhadap Rasulullah saw, serta menunjukkan kepatuhan dan kecintaan terhadap Allah dan Rasulnya.
Sebuah doa yang sebelumnya dibacakan shalawat juga akan mendapatkan prioritas dari Allah untuk dikabulkan. Perintah Rasulullah sendiri dalam sebuah hadits bahwa hendaknya seseorang yang berdoa dimulai dengan memuji Allah, lalu membaca shalawat kepada Nabi saw baru kemudian dilanjutkan dengan doa. Alangkah ruginya manusia yang enggan membaca shalawat karena begitu banyak pahala dan keutamaan yang ditawarkan. Semoga lidah kita akan semakin ringan mengucapkan shalawat. Semoga lisan ini juga akan selalu spontan menjawab dengan shalawat setiap disebutkannya nama Rasulullah saw agar kita tidak digolongkan sebagai manusia-manusia bakhil karena tidak mau memuji sang pembawa risalah. Untuk itu, ketika shalawat kepada Nabi dilantunkan, jawablah agar kita mendapatkan keberkahan. Shallu ‘alan Nabi Muhammad. Allahumma shalli wasallim wa barik ‘alaih. Fatimah Alatas SE

RAMADHAN MENYINARI HATI

Republik Gulita, demikian ditulis sebuah koran ibu kota. Republik kita sering gelap gulita belakangan ini. Listriknya sering mati mendadak. Byarpet, kata orang.
Kegelapan itu tidak nyaman. Kegelapan membuat orang takut. Pikiran jadi kusut, sumpek, dan dada terasa sesak. Di dalam kegelapan kita meraba-raba. Tidak tahu jalan. Tersesat. Kita tidak dapat membedakan antara kotoran dan makanan. Dan kita bisa celaka. Mungkin menabrak, mungkin tersungkur, mungkin masuk jurang. Karena itu, dalam kegelapan, orang selalu mencari sinar, cahaya.
Al-Quran menyebut kondisi kekafiran, kefasikan, kesesatan dan kezhaliman, yang semuanya terangkum dalam satu kata, JAHILIYAH, sebagai kegelapan. Allah mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Cahaya Islam. Allah berfirman:
“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.” (Al-Baqarah: 257)
Kegelapan jenis ini adalah kegelapan maknawi. Sedang kegelapan yang disinggung di awal tulisan adalah kegelapan inderawi.
Dibanding kegelapan inderawi, kegelapan maknawi lebih berbahaya. Karena kecelakaan yang ditimbulkannya lebih dahsyat dan lebih langgeng. Kalau kegelapan inderawi hanya menyebabkan kecelakaan di dunia, kegelapan maknawi mengakibatkan kecelakaan di dunia dan juga di akhirat untuk waktu yang jauh lebih lama, bahkan mungkin tak terbatas. Mudah-mudahan republik kita hanya mengalami kegelapan inderawi, tapi tidak kegelapan maknawi.
Namun kalau kita amati beberapa kejadian belakangan ini, jangan-jangan kita sudah masuk pula dalam kegelapan maknawi. Beberapa waktu lalu, di kawasan Ragunan, Jakarta, orang menemukan mayat terpotong-potong menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian itu didapati dalam dua koper dan tas plastik.
Ini adalah bentuk kekejaman yang luar biasa. Bahkan lebih biadab daripada binatang. Pelakunya sudah pasti berada dalam kegelapan yang pekat, yang menutupi hati dan akalnya sehingga dia tidak bisa lagi melihat mana yang benar dan mana yang salah. Kemanusiaannya telah hilang, dia berubah jadi binatang.
Celakanya, kejadian seperti itu (mutilasi) bukanlah kali yang pertama. Sebelumnya telah terjadi hal yang sama lebih dari sekali. Ada yang bahkan memotong-motong daging korbannya untuk dimakan sendiri.
Beberapa waktu yang lalu sebuah stasiun televisi menayangkan berita tentang pertunjukan tari erotis yang diselenggarakan di kota santri Pekalongan, Jawa Tengah,. Hebatnya, lokasi panggung tari-tarian dengan pakaian sangat minim dengan liak liuk sensual itu tepat berada di depan Masjid Jami’. Yang mengherankan adalah, peristiwa yang sebenarnya melanggar aturan perundangan itu dibiarkan saja oleh aparat yang bertugas menjaga acara tersebut.
Beberapa hari kemudian, di kota kembang Bandung, Jawa Barat, sejumlah perempuan molek melakukan peragaan busana, termasuk busana-busana yang seksi, di tengah jalan. Tepatnya di pembatas jalur ganda (double way). Acara yang biasanya diadakan di tempat tertutup ini rupanya sudah mulai tidak tahan untuk go public.
Dua kejadian ini melengkapi kejadian-kejadian sebelumnya yang merupakan bentuk atau bagian dari gerakan pembebasan (liberalisasi), khususnya dalam soal pornografi dan pornoaksi. Begitu kuatnya nafsu liberalisasi itu sehingga mereka pun memperjuangkan dihapuskannya Badan Sensor Film (BSF). Padahal, jika dibandingkan pada masa-masa sebelumnya, tayangan-tayangan film sekarang sudah sangat keras dan cukup vulgar. Berarti, mereka menginginkan dihilangkannya sama sekali pembatasan sehingga mereka mereka bebas sebebas-bebasnya membuat film yang paling hot, vulgar dan paling keras sekalipun. Untunglah, usaha mereka kandas.
Sebagai pelengkap, seorang dari putri Indonesia telah “berhasil” manggung di atas ajang Miss Universe, yang salah satu mata acaranya adalah mewajibkan para peserta berpose dengan pakaian paling minim untuk dinilai para juri. Ini adalah hasil dari perjuangan bertahun-tahun mereka. Kalau dulu masih banyak yang menentang, sekarang mana tahan! Buldozernya sudah terlalu berat untuk dilawan, rupanya.
Ini menambah panjang daftar pengumbaran nafsu hewani lainnya. Hampir setiap hari kita disuguhi pamer kerakusan dari pada petinggi kita. Sudah kaya masih minta tambahan lagi. Kalau perlu dengan memeras orang lain, atau menguras uang negara. Lihatlah sederet anggota parlemen kita. Mereka yang seharusnya menjadi pengawas pemerintah, justru kini ramai-ramai menjual amanah, berkorupsi.

CAHAYA ILAHI
Mereka berada dalam kegelapan. Mereka, dan kita juga, butuh pada cahaya, cahaya ilahi. Cahaya ilahi itu seperti dijelaskan dalam firman Allah:
“Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca, (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang penuh berkah, (yaitu) pohon zaitun yang tidak hanya diterpa matahari dari timur saja atau dari barat saja (melainkan terkena matahari dari arah barat dan timur), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya, Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (An-Nur: 35)
Itulah cahaya Allah. Yang minyaknya saja sudah berkilau-kilau, berasal dari pohon yang senantiasa terkena matahari. Cahaya di atas cahaya, berlapis-lapis. Cahaya yang sangat kuat sinarnya.
Ramadhan adalah kesempatan yang paling baik untuk mencari cahaya ilahi itu. Sebab, Ramadhan adalah bulan penuh barokah. Bulan di mana cahaya ilahi banyak berpendaran. Di bulan ini waktu siang dan malam hari terasa lebih berkilau-kilau. Hati terasa lebih lapang dan bercahaya sehingga ibadah lebih mudah dilakukan.
Tentu saja tidak semua orang merasakan cahaya dan dorongan melakukan amal ibadah. Hanya orang Islam. Orang Islam pun tidak seluruhnya, yang bertakwa dan beriman dengan baik. Semakin baik iman dan ketakwaannya, semakin dia merasakan cahaya ilahi.
Betapa tidak. Di bulan Ramadhan syetan-syetan dibelenggu tangan dan kakinya. Pintu-pintu langit alias sorga dibuka, membuat aroma sorga tercium di mana-mana. Rasulullah s.a.w. bersabda:
“Kemudian ketika masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu langit (sorga) dibuka, pintu-pintu Jahanam ditutup, dan syetan-syetan dibelenggu.” (Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
Tetapi, sekali lagi, aroma sorga hanya tercium oleh orang mukmin yang bertakwa.
Di samping itu, banyak malaikat yang turun ke bumi di bulan suci ini. Terutama pada malam Lailatul Qadr. Mereka berdesakan sehingga tak sejengkal pun dari bumi kecuali ada malaikatnya. Kehadiran mereka tentu membawa serta barokah, rahmat dan cahaya ilahi.
Cahaya ilahi berpendaran pada bulan Ramadhan karena amalan-amalan di bulan tersebut potensial mendatangkan cahaya di hati. Terutama puasa. Inilah salah satu dari akhlak ketuhanan (ash-shamadiyah) yang dijalankan para hamba. Dengan berpuasa, mereka meniru perilaku malaikat yang tidak memiliki syahwat perut dan farji (seksual).
Dengan sifat puasa yang sangat rahasia (tidak ada yang tahu bahwa seseorang berpuasa atau tidak kecuali Allah), maka inilah amalan yang sampai langsung pada-Nya, tanpa terbendung oleh siapapun. Sedang amal-amal lain mungkin saja terbendung oleh riya’, pamer pada orang lain. Itulah sebabnya, Allah berfirman dalam hadis qudsi:
الصوم لي وأنا أجزي به
“Puasa itu milik-Ku, dan aku mengganjarnya sendiri.“
Dengan kata lain, Allahlah yang menentukan berapa kadar pahala puasa seseorang. Mungkin 10 kali lipat, mungkin 70 kali lipat, mungkin pula lebih dari itu, hingga kadar tak terbatas, terserah kehendak-Nya.
Karena sifatnya yang berhubungan langsung dengan Allah itu pula, orang-orang berpuasa disebut sebagai pengelana (as-saaihun). Yakni mengelana pada Allah melalui lorong lapar dan dahaganya.
Oya, kosongnya perut atau rasa lapar itu sendiri mengandung hikmah yang besar. Di antaranya ialah, seperti ditulis Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumiddin, membuat hati jadi bening, bersinar, dan mata hati jadi terbuka. Berkata Abu Yazid Al-Busthami, “Rasa lapar itu (ibarat) awan. Ketika seorang hamba lapar, dia menghujani hatinya dengan hikmah.” Ini sesuai dengan sabda Rasulullah s.a.w., “Cahaya hikmah itu (ada pada) rasa lapar.”
Ini masih ditambah pula dengan amalan-amalan yang biasa dilakukan di bulan Ramadhan, seperti salat tarawih, zikir dan tadarus Al-Quran. Dengan sangat jelas Nabi s.a.w. menegaskan bahwa membaca Al-Quran dapat mendatangkan cahaya. Beliau bersabda, “Sinarilah rumahmu dengan membaca Al-Quran.”

TIGA TAHAPAN
Alhasil, Ramadhan adalah kesempatan yang paling baik untuk mengubah hati yang gelap menjadi bersinar. Kata seorang ulama, “Bulan Rajab itu untuk menyucikan badan, bulan Sya’ban untuk menyucikan hati, dan bulan Ramadhan untuk menyucikan ruh.” Ulama lain berkata, “Sungguh bulan Rajab itu untuk memohon ampun dari dosa-dosa, bulan Sya’ban untuk mereparasi hati dari cacat-cacat, Ramadhan untuk menerangi hati, dan Lailatul Qadr untuk taqarrub pada Allah.”
Jadi, pada bulan Rajab, para ulama membersihkan diri badan mereka dari dosa-dosa yang ada dengan memohon ampun nan tulus pada Allah. Dengan melakukan hal itu, mereka sebenarnya telah mulai membersihkan hati dari kotoran-kotoran. Sebab, ketika seorang hamba melakukan dosa, maka di hatinya muncul noktah. Semakin besar dosa yang diperbuat, semakin besar noktah itu. Semakin banyak dosa, semakin banyak pula noktahnya.
Meski demikian, hati belum sepenuhnya bersih. Mungkin masih ada kotoran-kotoran berupa penyakit-penyakit hati semacam takabur, hasud, benci dan semacamnya. Pada bulan Sya’ban mereka mulai membersihkan kotoran-kotoran sisa ini melalui mujahadah (memerangi hawa nafsu) dan riyadhah (penggemblengan akhlak-akhlak mulia).
Ketika hati menjadi bersih, hati mulai bersinar. Sebab, kata orang, bersih itu indah, bersih itu bercahaya. Hanya saja, cahaya itu belum berkilau. Nah, pada bulan Ramadhan, mereka mulai menggosok hati yang sudah bersih itu supaya mengkilap. Yakni dengan berpuasa dan menjalankan amalan-amalan lain, baik amalan zhahir maupun batin.
Begitulah para ulama, khususnya salafunash shalihun. Mereka mempersiapkan diri menyongsong bulan Ramadhan sejak dua bulan sebelumnya. Sedang kita mungkin belum sempat melakukan ketiga tahapan tadi hingga Ramadhan tiba. Alih-alih membersihkan badan dari dosa-dosa di bulan Rajab, justru kita menambah kotor badan kita dengan perbuatan-perbuatan dosa yang baru. Mungkin kita membaca istighfar pada pagi dan sore, tapi bacaan itu tidak menghunjam di hati, melainkan hanya sebatas terucap di mulut.
Karena itu, marilah kita lakukan ketiga tahapan itu sekaligus pada bulan Ramadhan ini. Kita bersihkan badan kita dari dosa-dosa dengan memperbanyak istighfar, serta menjauhi dosa-dosa baru. Kita bersihkan hati kita, dan kita sinari hati kita dengan berpuasa, salat tarawih, membaca Al-Quran dan lain-lain. Mari kita rengkuh cahaya ilahi di bulan suci ini. Hamid Ahmad

Top 10 Fenomena Penuh Misteri di Luar Angkasa 0

Top 10 Fenomena Penuh Misteri di Luar Angkasa

1. Tabrakan Antar Galaksi
Tabrakan Antar Galaksi
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.
Credit: F. Summers/C. Mihos/L. Hemquist
2. Quasar
Quasar
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.
Credit: NASA-MSFC
3. Materi Gelap (Dark Matter)
Materi Gelap (Dark Matter)
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.
Credit: Andrey Kravtsov
4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.
Credit: Henze/NASA
5. Energi Vakum
Energi Vakum
Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.
Credit: NASA-JSC-ES&IA
6. Mini Black Hole
Mini Black Hole
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.
Credit: NASA-MSFC
7. Neutrino
Neutrino
Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan
yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.
Credit: Jeff Miller/NSF/U. of Wisconsin-Madison
8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.
Credit: ESO
9. Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi Kosmik Latarbelakang
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).
Credit: NASA/WMAP Science Team
10. Antimateri
Antimateri
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.